Merupakan sejenis diagram treelike yang digunakan secara hirarkis kekelompokan. Ini merupakan daftar semua peserta pada satu akhir dan kemudian mengarahkan cabang keluar dari peserta tersebut yang serupa dan menghubungkan mereka dengan simpul yang mewakili sebuah cluster. Dendrogram bisa digunakan, misalnya, untuk mengkelompokkan individu ke dalam berbagai kategori risiko HIV, tergantung pada jumlah pasangan seksual mereka, frekuensi mereka melakukan seks tanpa kondom, dan risiko yang dirasakan rekan. Individu yang hanya memiliki sedikit pasangan seksual dengan sedikit atau tidak ada hubungan  seks tanpa kondom dan yang dirasakan sedikit atau tidak ada risiko pasangan terinfeksi HIV akan bercabang menjadi cluster yang bisa diberi label low risk, sedangkan individu dengan nilai tinggi pada ketiga variabel ini akan bercabang ke cluster berisiko tinggi, dengan orang lain mungkin berkelompok menjadi kelompok berisiko sedang.

 

  • VandenBos, G. R. (ed.). (2007). APA Dictionary of Psychology. Washington DC: American Psychological Association.