Prokastinasi bukan sesuatu yang asing dalam kehidupan para penuntut ilmu, entah pelajar ataupun mahasiswa. Diakui atau tidak seorang pelajar sering mengalami gejala ini. prokastinasi adalah menunda belajar hingga mendekati deadline. Orang yang mengalami gejala prokrastinasi ini memiliki kecenderungan untuk menunda tugas meskipun seseorang menyadari bahwa penundaan tersebut dapat menimbulkan konsekuensi negatif. 

 Salah satu penyebab utama prokrastinasi adalah kesulitan mengatur emosi. Ketika tugas dianggap sulit, membosankan, atau menimbulkan kecemasan, seseorang cenderung mencari aktivitas lain yang memberikan kenyamanan sesaat. Akibatnya, belajar ditunda hingga tekanan waktu menjadi sangat besar. 

Selain itu, perfeksionisme juga dapat berperan. Mahasiswa yang ingin menghasilkan pekerjaan sempurna sering kali merasa takut gagal. Rasa takut tersebut justru membuat mereka menghindari tugas dan menundanya. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat meningkatkan stres, menurunkan kualitas hasil belajar, dan memengaruhi kesehatan mental. 

Meski demikian, tidak semua penundaan menunjukkan masalah psikologis yang serius. Pada beberapa kasus, seseorang hanya memiliki manajemen waktu yang kurang baik. Namun, jika perilaku tersebut terjadi berulang kali dan mengganggu fungsi akademik maupun kehidupan sehari-hari, diperlukan strategi yang lebih terstruktur seperti membuat target kecil, menggunakan teknik pomodoro, dan melatih regulasi diri. 

Pada akhirnya, menunda belajar bukan sekadar persoalan malas atau rajin. Kebiasaan ini sering kali berkaitan dengan proses psikologis yang lebih kompleks. Memahami penyebab di balik prokrastinasi dapat membantu mahasiswa mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk belajar dan mengelola waktu. “Kecerdasan membawamu memulai, tetapi persistensi membawamu sampai tujuan.” 

Referensi 

  • Ferrari, J. R. (2010). Still procrastinating? The no regrets guide to getting it done. John Wiley & Sons.
  • Pychyl, T. A. (2013). Solving the procrastination puzzle: A concise guide to strategies for change. TarcherPerigee.
  • Steel, P. (2007). The nature of procrastination: A meta-analytic and theoretical review of quintessential self-regulatory failure. Psychological Bulletin, 133(1), 65–94. https://doi.org/10.1037/0033-2909.133.1.65 

Penulis : Nadhira Shafazka dan Baydhowi