Scrolling Ngalor Ngidul : Ada Penjelasan dan Solusinya!
Fenomena mindless scrolling atau kebiasaan menggulir media sosial tanpa tujuan kian meluas dan menjadi “gangguan” baru di era digital. Kondisi ini ditandai oleh penggunaan gawai yang semula direncanakan singkat, tapi berujung berjam-jam tanpa disadari.
Ahli Psikoinformatika dan Psikologi Kebijakan Publik BINUS University Juneman Abraham menyebutkan perilaku tersebut sebagai bentuk “perburuan kepuasan instan” oleh otak melalui stimulasi visual tanpa henti. Dalam istilah neuropsikologi, kondisi ini juga dikenal sebagai “perbudakan dopamin”.
Pengguna seperti terhipnosis, terus menggulir konten tanpa benar-benar menyerap atau mengingat informasi. “Secara ekstrem bisa kita saksikan sendiri bahwa banyak rumah tangga hancur dan perusahaan tak efisien karena terjangkiti ‘virus scrolling ngalor-ngidul‘ ini,” tulis Juneman Abraham dalam esainya.
Meski demikian, ia menilai fenomena ini tidak sepenuhnya negatif. Menurut dia, kebiasaan tersebut juga mencerminkan upaya bawah sadar manusia dalam mencari makna dari berbagai konten yang dikonsumsi. Hal ini terlihat saat pengguna berhenti sejenak pada konten tertentu yang dirasa relevan atau menyentuh, yang disebut sebagai “jeda kognitif”.
Namun masalah muncul ketika kebiasaan tersebut tidak diiringi dengan pengelolaan konten. Banyak pengguna menyimpan konten melalui fitur bookmark, tapi tidak pernah kembali mengaksesnya. Riset menunjukkan hanya sekitar 12 persen konten yang disimpan benar-benar dimanfaatkan, sedangkan sisanya menjadi “penimbunan digital” (digital hoarding).
Selain itu, dominasi konten ringan atau “receh” memperkuat kebiasaan scrolling. Konten jenis ini menawarkan kepuasan instan seperti hiburan dan tawa, tapi minim nilai jangka panjang dibanding konten edukatif yang membutuhkan usaha berpikir lebih.
Apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi kondisi tersebut? Simak selengkapnya dalam TEMPO Akhir Pekan Juneman Abraham yang berjudul “Fenomena Menggulir Layar Media Sosial“. ●
Versi post-print:
Sumber asli News:
Wabah Menggulir Layar Tiada Ujung

Comments :