Universitas Bina Nusantara (BINUS) merupakan salah satu institusi terkemuka di Indonesia yang dikenal karena berbagai keunggulannya. Melalui fasilitas dan infrastruktur yang komprehensif dan modern, BINUS menyediakan lingkungan belajar yang kondusif bagi para mahasiswanya. Selain itu, kualitas akademik BINUS terbukti melalui program-programnya yang diakui baik secara nasional maupun internasional. Di sisi lain, BINUS memiliki hubungan yang kuat dengan industri dan perusahaan terkemuka, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk magang dengan prospek karier yang menjanjikan. Dengan menekankan pada pengalaman belajar berbasis praktik, BINUS memastikan mahasiswanya siap menghadapi tantangan di dunia kerja setelah lulus. Ragam mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang budaya pendidikan juga meningkatkan lingkungan belajar yang inklusif dan bervariasi. Dipadukan dengan bermacam kegiatan ekstrakurikuler dan dukungan dari pusat pengembangan karier, BINUS menawarkan pengalaman pendidikan yang holistik dan relevan bagi mahasiswa yang siap bersaing dalam lanskap global saat ini. Inilah mengapa Kampus Binus, terutama Binus Bekasi dapat menjadi opsi yang tepat untuk melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya.

Terlebih lagi, Binus University juga membuka peluang yang lebar bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa. Dengan tawaran beasiswa ini, BINUS berkomitmen untuk terus mendorong dan mendukung para mahasiswa yang memiliki potensi dalam meraih kesuksesan akademik tanpa terhambat oleh faktor finansial. Dengan demikian, BINUS membuka pintu akses bagi mereka yang berprestasi namun membutuhkan dukungan finansial untuk mengakses pendidikan berkualitas. Melalui tawaran beasiswa ini, BINUS berharap dapat membantu para calon mahasiswa, serta mahasiswa yang membutuhkan untuk meraih impian pendidikan mereka dan berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa.

Binus University juga terbuka dalam membantu para calon mahasiswa yang akan memasuki perkuliahan untuk mengenali diri dan menggali potensial mereka. Niat tersebut Binus University wujudkan dengan menyelenggarakan psikotes gratis berupa tes minat untuk siswa dan siswi dari SMA 3 Kota Bekasi pada tanggal 17 Februari 2024. Siswa SMA yang mengikuti tes minat dapat menjadikan hasil tes sebagai pertimbangan mengenai karir dan jurusan di perkuliahan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Meskipun demikian, siswa tidak bisa menjadikan tes minat ini sebagai satu-satunya acuan untuk menentukan jurusan, tetapi juga diharapkan untuk mengeksplor tes dan kegiatan lain yang dapat mengarahkan siswa kepada pilihan karir dan jurusan yang tepat.

Jurusan Psikologi dari Binus University menyiapkan tes minat menggunakan Strong Interest Inventory yang berdasar dari teori Holland. Teori Holland menjelaskan bahwa individu lebih suka bekerja di lingkungan yang serupa dengan mereka, mulai dari nilai, kebiasaan, kemampuan, dan lain-lain. Lingkungan yang sesuai dengan minat dan kepribadian individu tersebut berpotensi meningkatkan kinerja seseorang dalam bekerja. Holland menjelaskan terdapat beberapa tipe kepribadian berdasarkan minat dan interaksi dengan lingkungan bekerja yang disebut RIASEC.

Keterkaitan antara teori RIASEC dan minat jurusan terletak pada kesesuaian antara preferensi kepribadian individu dengan lingkungan, dan aktivitas yang ditawarkan oleh program studi pada prodi suatu kampus. Dengan memahami preferensi RIASEC, maka akan dapat membantu dalam menemukan jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki, sehingga berpotensi untuk meningkatkan kepuasan dan kesuksesan akademik dari seorang individu. Dalam hal ini, BINUS menawarkan berbagai program studi yang mencakup berbagai bidang, sehingga terdapat banyak pilihan tersedia untuk memenuhi minat dan bakat masing-masing individu.

  1. Realistic (R) : Individu dengan preferensi Realistic cenderung menyukai pekerjaan yang melibatkan keterampilan fisik dan praktis. Jurusan yang relevan di BINUS adalah Teknik informatika, Teknik Industri, atau Teknik Elektro.
  2. Investigative (I) : Individu dengan preferensi Investigative suka memecahkan masalah secara analitis dan menggunakan pemikiran abstrak. Jurusan seperti Teknik Informatika, Matematika, atau Sistem Informasi di BINUS dapat sesuai dengan minat mereka.
  3. Artistic (A) : Orang-orang dengan preferensi Artistic memiliki kreativitas yang tinggi dan suka mengekspresikan diri melalui seni dan desain. Jurusan Desain Komunikasi Visual di BINUS dapat menjadi pilihan yang sesuai.
  4. Social (S) : Individu dengan preferensi Social cenderung suka membantu orang lain dan berinteraksi dengan mereka. Jurusan Psikologi atau Hubungan Internasional di BINUS dapat menarik bagi mereka.
  5. Enterprising (E) : Orang-orang dengan preferensi Enterprising suka mempengaruhi, memimpin, dan berkompetisi. Jurusan Manahemen Bisnis atau Kewirausahaan di BINUS dapat sesuai dengan minat mereka.
  6. Conventional (C) : Individu dengan preferensi Conventional  cenderung menyukai pekerjaan administratif dan rutin. Jurusan Akuntansi atau Manajemen Bisnis di BINUS bisa cocok untuk mereka.

Dr. Istiani, M.Psi. atau dikenal sebagai Bu Isti selaku dosen Psikologi BINUS memulai kegiatan tes minat dengan menjelaskan teori Hollan agar mahasiswa memiliki gambaran dan pengetahuan dasar sebelum menjawab pertanyaan dari tes minat. Beberapa dosen dari jurusan Business Information Technology, Computer Science – Software Engineering, Business Management, Accounting, Business Hotel Management, dan Creative Communication juga melakukan sharing dengan menejlaskan tipe kepribadian yang dominan sesuai dengan masing-masing jurusan.

 

 

 

 

 

 

 

Setelah penjelasan Teori Hollan, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang didampingi oleh mahasiswa. Siswa kemudian menjawab pada lembar pertanyaan Strong Interest Inventory yang telah diberikan. Siswa yang terkendala dalam pengerjaan, ataupun hendak memberikan pertanyaan seputar tes, maka akan diarahkan langsung bertanya kepada mahasiswa BINUS yang ikut mendampingi. Kegiatan ini cukup interaktif karena siswa memiliki kesempatan untuk dapat mengenali potensi diri dan minat mereka, sehingga dapat menemukan jurusan dan karir yang sesuai untuk mereka tempuh di waktu mendatang.

Setelah diberikan waktu selama kurang lebih 30 menit untuk mengerjakan, siswa kemudian memasuki sesi pembacaan hasil tes untuk mempelajari lebih jauh minat siswa. Dosen jurusan Psikologi, Dr. Esther Widhi Andangsari, M.Si., Psikolog. atau kerap disapa Bu Esther, turut membantu membawakan salah satu jawaban milik siswa untuk menyampaikan jawabannya sendiri di depan rekan-rekan siswa lainnya. Seni ini membuahkan reaksi positif seperti rasa bangga terhadap kepribadian dan pekerjaan terkait yang siswa tersebut bisa tekuni di masa depan.

Tes minat siswa SMA menunjukkan bahwa mengenali dan menggali kemampuan diri bukanlah hal yang mudah dan dapat dilakukan secara cepat. Masih terdapat beberapa siswa yang merasa kesulitan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang pernah mereka lakukan sebelumnya untuk dikaitkan dengan tipe RIASEC. Namun, tes minat ini bermanfaat untuk mengarahkan siswa terkait keputusan yang bisa mempertimbangkan jurusan dan pekerjaan yang sesuai dengan kepribadian tiap individu. Harapannya, siswa tidak putus asa dan tetap mengeksplor banyak hal dan memilih berkuliah di BINUS University untuk menyalurkan minat dan potensi diri mereka.

Penulis:

1. Charoline Xessa (2440122740)
2. Ni Putu Diah Sekar Ayu Nirmala (2440119714)
3. Fasya Wahyuningtyas (2501981522)
4. Andiro Faraz Zidan (2440102575)
5. Raudya Tuzzahra Putri Krishna (2502034471)
6. Muhammad Ramadhan (2440117223)