Setiap pasangan pastinya ingin memiliki hubungan yang sehat dan ideal. Namun, untuk memiliki hubungan tersebut diperlukannya kerjasama antara kedua belah pihak. Hubungan yang sehat dan ideal bukan berarti hubungan tanpa adanya masalah. Tidak sedikit juga dalam sebuah hubungan salah satu pihak merasa terancam atau tidak nyaman. Jika kamu merasakan hal tersebut, bisa saja kamu sedang berada di toxic relationship loh

Apa itu Toxic relationship?

Toxic relationship merupakan istilah untuk hubungan yang tidak sehat baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Toxic relationship ini dapat dikategorikan dalam banyak hal mulai kekerasan fisik, emosional, verbal, hingga seksual. Toxic relationship sendiri merupakan hal yang merugikan dan memberikan dampak buruk seperti konflik batin, kecemasan, trauma, hingga depresi.

Karakteristik hubungan yang tidak sehat

  • Merasa di control

Dalam hubungan yang tidak sehat, kamu akan merasa bahwa salah satu pasangan a,an mengontrol hidupmu mulai dari dari berpakaian hingga hubungan pertemananmu.

  • Tidak adanya kepercayaan

Kepercayaan merupakan salah satu kunci dalam sebuah hubungan. Namun, dalam hubungan yang toxic kamu merasa takut untuk mengkomunikasikan sesuatu dengan pasanganmu sehingga kamu akan cenderung menutupinya atau kamu juga merasa bahwa pasanganmu menutupi sesuatu darimu. Kamu juga merasa bahwa tidak adanya kepercayaan di dalam hubungan tersebut.

  • Disrespect

Dalam kasus hubungan toxic, kamu akan merasa bahwa pasanganmu tidak dapat menghargai kamu sebagai pasangannya. Baik tidak menghargai hubungan yang telah kalian jalani hingga dia merasa tidak perlu untuk menjaga hatinya.

  • Poor Communication

Kunci sukses dalam suatu hubungan adalah komunikasi dimana pasangan dapat mengkomunikasikan masalah yang terjadi ataupun perasaan yang dirasakan. Namun, dalam hubungan yang tidak sehat hal ini cukup sulit untuk dilakukan, biasanya salah satu pasangan tidak ingin mengkomunikasikan masalah yang terjadi atau bahan cenderung menghindar.

Setiap hubungan tentunya berbeda-beda dan tidak ada hubungan yang sempurna, untuk menciptakan hubungan yang sehat, tentunya diperlukan kerjasama antara dua belah pihak. Jika kamu merasa dalam hubungan yang toxic, tidak ada salahnya mempertimbangan untuk keluar dari hubungan tersebut, karena setiap individu berhak untuk mempunyai hubungan yang bahagia dan partner yang suportif.