Komunikasi di Tempat Kerja (Pengalaman Internship di PT. Narasi Citra Sahwahita)

Oleh: Rahma Aurora Salsabila

PT Narasi Citra Sahwahita atau yang biasa dikenal Narasi merupakan sebuah media berbasis digital yang tergolong baru. Perusahaan media ini hadir untuk menyediakan berita, konten kreatif, event, dan kampanye kolaboratif melalui kanal distribusi yang berbasis digital. Hal ini dilakukan untuk menjawab tantangan perusahaan zaman atas bergeraknya fungsi media yang tidak hanya disampaikan satu arah sebagai konten informatif, tetapi lebih dari itu media dapat dijadikan sarana kolaborasi yang juga mampu memberikan nilai hiburan dalam setiap informasinya.

Narasi dibentuk pada 6 September 2017 oleh Najwa Shihab, Catherina Davy, dan Dahlia Citra. Dilansir dari www.compasslist.com (Putera, 2019) perusahaan media ini menjadi salah satu pelopor media digital Indonesia yang dikembangkan karena kesadaran akan pentingnya alih bentuk media dengan konsep digital yang relevan dengan perkembangan zaman. Hal ini diwujudkan melalui penyebaran konten yang dilakukan melalui media digital dengan spesifikasi kanal masing – masing seperti laman, Instagram, Youtube, dan media social. Melalui laman www.narasi.tv (Narasi, n.d.). perusahaan media baru ini memberikan pemahaman pentingnya nilai-nilai semangat kepemudaan yang menjadi kunci dan semangat dalam menjalani aktivitas medianyal Narasi berharap agar media ini bias menjadi ruang kerja dan karya anak bangsa yang dapat dijadikan media untuk bertukar ide serta beradu gagasan kemajuan bangsa. Dengan tetap menanamkan nilai majemuk, kritis, dan toleran, Narasi berharap agar anak bangsa bisa menjadi penggagas peran penting di setiap zamannya masing- masing.

Mudanya usia perusahaan media ini berdiri tidak menghambat pesatnya perkembangan Narasi dalam berkontribusi secara nasional, bahkan internasional. Sesuai dengan data Profil Bisnis Narasi 2020 yang telah dimutakhirkan pada Juni 2020, Narasi telah menjangkau Sabang sampai Marauke dengan Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Bandung sebagai empat kota penonton terbanyak. Seperti yang telah dijabarkan di awal, penonton Narasi secara spesifik mayoritas diduduki oleh masyarakat 25 – 35 tahun.

Semangat muda inilah yang akhirnya mengantarkan Narasi terpilih untuk menerima dana inovasi untuk pengembangan format dari jurnalisme video sendiri. Dilansir dari www.dailysocial.id (Admin Newswire Daily Social ID, 2018). Narasi adalah satu dari lima media di Indonesia yang mendapatkan pendanaan Google News Intiative (GNI).

Pendanaan ini dilakukan untuk membuat lokakarya di 10 kotak di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Padang, Sorong, Bandung, Yogyakarta, Medan, Banda Aceh, Pontianak, dan Makassar. Pendanaan ini juga menjadi sejarah besar media Indonesia, karena dari ratusan organisasi yang mengajukan proposalnya, Narasi menjadi media termuda di antara semua media penerimaan GNI lainnya, seperti The New York Times, Washington Post, dan BuzzFeed News.

Seperti yang telah dirancang di awal didirikannya Narasi, media ini berusaha untuk tidak hanya memberikan konten-konten jurnalisme. Dalam pengembangannya, Narasi memiliki beberapa konten edutainment seperti Duo Budjang, Narasi People, Tech it Easy, Reality Bites dan Get Started, yang diharapkan bisa menyasar generasi mufa karena bahasannya yang informatif dan tetap menghibur. Akan tetapi, masih ada juga konten slow journalism yang meliputi Mata Najwa, Catatan Najwa, Shihab – Shihab, Buka Data, dan Zoom In.

Selain itu, Narasi juga membangun komunitas seperti Komunitas Mata Kita, Komunitas Klub Buku Narasi, dan Komunitas Kreatif Ekosistem. Dalam perjalanannya, Narasi telah berkolaborasi atau secara mandiri membuat kampanye dan kegiatan seperti Playfest, Indonesia Butuh Anak Muda, Konser #dirumahaja, dan Wisuda LDR 2020. Dalam mengembangkan bisnis perusahaan, Narasi mempunyai visi dan misi yaitu:

Visi

 “Becoming a trustworthy media for the general public interest in validating information and accommodating voices to culyivate a brighter generation.” Adalah visi yang dimaknai sebagai tujuan besar dimana nantinya Narasi dapat hadir sebagai media dengan kredibitas yang baik dan tetap disesuaikan dengan kepentingan public dan masyarakat sebagai sumber dan tujuan utama sebuah media dengan menyalurkan informasi yang sudah tervalidasi.

Selain itu, visi ini juga menggambarkan adanya nilai keragaman dari Narasi yang terlihat dari usaha untuk mengakomodasi setiap suara atau aspirasi yang diharapkan dapat menunjang generasi yang lebih cerah.

Dalam visi ini, Narasi berfokus kepada beberapa poin seperti trusrworhy media (media yang dapat dipercaya). Public interest (kepentingan publik), dan brighter generation (generasi yang lebih cerah).

Misi

Dari visi yang ada, Narasi mencoba untuk membuat misi yang nantinya dapat menjadi salah satu pedoman semua hal yang dilakukan dalam bekerja. “Empowering voices for brighter generation,” adalah penjabaran dari poin utama dalam visi Narasi.3

Misi ini menjadi penjelasan bahwa Narasi ingin mencoba untuk memberdayakan setiap aspirasi yang ada untuk menunjang sebuah harapan besar, yaitu generasi yang lebih cerah yang akan memberikan kontribusi terhadap Indonesia melalui setiap usaha, pendidikan, dan pekerjaan yang dilakukan dengan tujuan mulia bagi bangsa.

Posisi dan Peran Mahasiswa

Posisi penulis berada di bawah divisi Bussines Support cabang dari Corporate Support Team, sebagai Human Resources. Selama proses magang yang dijalani selama enam bulan (18 Agustus 2020 – 18 Februari 2021), penulis dibimbing oleh Nyayanda Roselly, selaku People Hiring And Development dan site supervisor.

Human Resources selalu bekerjasama untuk membuat program dan project baru yang sedang dijalankan dan yang akan dijalankan. Dari mulai brainstorming, diskusi tentang isi program yang sedang dijalankan atau project baru, kesenjangan karyawan, dan ide konten Instagram Ceritadinarasi yang di pegang oleh divisi Human Resources tanpa adanya campur tangan oleh divisi lain. Head of HR memiliki tanggung jawab penuh untuk menjaga nilai perusahaan terhadap konten program dan kesahatan karyawan, dan staff Human Resources hadir untuk membantu menjalankan semua program Narasi seperti Recruitment dan persoalan internal lainnya.

Saat brainstorming, Head of HR akan memberikan isi dan langkah – langkah apa saja yang akan dilakukan selama program berjalan. Kegiatan – kegiatan selama program berjalan selalu mengarah pada nilai yang dijaga oleh perusahaan, maka dari itu Narasi hadir sebagai media dengan kredibilitas yang baik dan sebuah media dengan menyalurkan informasi yang sudah tervalidasi.

Ketika berjalannya suatu program yang dibentuk oleh tim HR sendiri yaitu News Collaborator yang berkerja sama oleh lima Universita Negeri di Indonesia. Karena tidak semua mahasiswa bisa bergabung dalam program tersebut maka dari itu dilakukan nya meeting dan screening para cv calon kandidat disamping itu tim HR sudah mempersiapkan materi – materi awal yang akan dilakukan oleh para kandidat untuk di praktekan ketika akan dipecah per programnya, tim HR akan mengkelompokan para kandidat program News Collaborator dengan rata dan di sebar untuk program – program di Narasi. Maka dari itu setiap bulannya akan dilakukan rotasi agar semua kandidat bisa mempunyai pengalaman di setiap program yang sudah dipecah.

Sebagai Human Resources, penulis juga membantu untuk Assessment Scoring yang dilakukan untuk melihat kinerja para karyawan dan menghubungi para calon karyawan yang akan di interview.

Berikut adalah job description penulis selama melakukan program magang di Naras:

  1. Handle Project News Collaborator
  2. Handle Attendance Report
  3. Menyusun jadwal interview antara user dan kandidat
  4. Mengirim email ketidak lolosan kandidat
  5. Assessment karyawan
  6. Ikut serta dengan semua acara perusahaan

Proses Bisnis Perusahaan

Secara umum, terdapat enam divisi besar yang masing – masing membawahi divisi lainnya yang saling bekerja sama dan berkesinambungan dalam menjalankan setiap pekerjaan atas proyek bersama. Berikut penjelasan singkat mengenai posisi yang ada di Narasi:

a.     Chief Executive Officer

Catharina Davy, CEO dan Co-Founder Narasi, bertanggung jawab untuk menetapkan tujuan besar perusahaan agar semua target pengembangan dapat tercapai. CEO dan pimpinan lainnya juga bersinergi untuk pembahasan hal-hal penting yang dapat menunjang kemajuan bersama.

b.     Editorial Content

Divisi ini bertugas untuk melakukan riset dan produksi yang berkaitan dengan bisnis atau jurnalistik. Dalam penerapannya, divisi ini akan mengelola Narasi Newsroom yang merupakan kanal berita milik Narasi. Pengelolaan ini juga tetap berpegang teguh terhadap kaidah jurnalistik yang tetap dikemas secara menarik dan informatif. Divisi ini membawahi divisi Show Content, Current & Investigation, dan Divisi Riset.

c.     Multi-Channel Network (MCN Content)

Divisi yang satu ini akan bertanggung jawab terhadap konten-konten kreatif yang dimiliki Narasi. Konten-konten tersebut dapat disaksikan di kanal atau media milik Narasi, berupa program ataupun konten media sosial lainnya. Dalam divisi ini, terdapat tiga divisi penunjang yang bertugas sebagai pembuat dan produser konten, serta divisi yang fokus mengatur talent di Narasi

d.     Business Development

Divisi ini akan fokus terhadap beberapa hal yang sering berkaitan dengan klien eksternal atau tim produksi internal. Membawahi beberapa divisi yang krusial terhadap alur kerja kreatif Narasi. Divisi ini memiliki empat anak divisi, yaitu Business Development yang bertugas sebagai pengembang dan perencanaan Narasi dengan klien (BD Sales) atau keseluruhan proses kerja (BD Planner), Marketing di bagian pemasaran, Business Intelegence & Growth yang akan focus terhadap penggunaan data, serta Event & Community yang akan bertanggung jawab terhadap semua kegiatan acara dan relasi komunitas binaan Narasi.

e.     Technology

 Seperti namanya, divisi ini akan berfokus pada pengelolaan teknologi pada proses produksi kreatif Narasi. Divisi ini mempunyai dua divisi bawahan yaitu Product Development dan Development & Operations

f.      Brand & Communication

Divisi ini akan secara langsung turun untuk menangani hal-hal yang berkaitan dengan komunikasi internal dan eksternal terkait citra perusahaan. Terdapat divisi Brand Strategic dan yang akan melakukan tugasnya dalam menjaga komunikasi di Narasi.

g.     Business Support

Divisi ini mendukung rangkaian proses kerja perusahaan. Terdapat divisi Human Resource & Legal yang mengurus hal-hal terkait SDM dan hal personalia lainnya. Finance & Accounting yang akan fokus terhadap keuangan perusahaan, serta General Office yang akan membantu mengenai hal-hal lainnya.

Kesesuaian dengan Learning Plan

Dalam Learning Plan yang telah disepakati, posisi pekerjaan penulis sebagai Human Resources, dengan deskripsi pekerjaan penulis melakukan attendance report para karyawan untuk setiap minggunya. Penulis juga melakukan Approach People Recruitment seperti menghubungi para calon kandidat karyawan dan para calon kandidat magang kemudian menyusun jadwal antara user dan para calon kandidat. Penulis juga memberikan form data pelamar dan study case untuk para calon kandidat dan mengirim email untuk para kandidat yang tidak lolos pada tahap interview.

Penulis juga membantu scoring assessment para karyawan dengan menggunakan tes Kepribadian, tes Intelegensi, dan tes Sikap kerja yang sebelumnya sudah di rest oleh penulis dengan menggunakan teori ilmu psikologi seperti Big Five oleh Allport dan Catell, PAPI Kostick oleh Max Martin, 16 PF oleh Catell, DISC oleh William Moulton, CFIT oleh Catell, Wonderlic Personnel Test oleh Murphy, Krapelin oleh Krapelin, Pauli oleh Richard Pauli. Disamping itu juga penulis juga membuat sebuah riset tentang Corporate University dan mencari tahu company mana saja yang sudah membuat Corporate University.

Penulis juga sempat di pindahkan ke divisi event pada pertengahan bulan September untuk membantu sebuah acara Narasi yang bekerja sama dengan Bank Mandiri yaitu bernama Wirausaha Muda Mandiri. Disana penulis membantu tahap administrasi para peserta untuk melakukan verifikasi di web Wirausaha Muda Mandiri. Pada pertengahan bulan Oktober penulis di pindahkan kembali untuk menjadi salah satu Liaison Officer (LO) pada penjurian zona yaitu para peserta yang sudah disaring pada tahap administrasi dan di bagi per bidang yaitu Boga, Kreatif, IPJ (Industri, Perdagangan dan Jasa), Sosial dan Teknologi. Penulis memegang peserta dan juri bidang boga yang dilakukan pada 3 hari, setelah di saringnya peserta yang lolos penulis kembali menjadi LO peserta dan juri di bidang sosial yang hanya berlangsung satu hari dan di tanggal 27 November 2020 penulis membantu Grand Final Wirausaha Muda Mandiri menjadi LO pembaca nominasi.

Project

Pada bulan September 2020 hingga Februari 2021 penulis diberi tanggung jawab untuk memegang maintenance keseluruhan project salah satu program Human Resources yang bernama News Collaborator yang bekerja sama denga lima Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia yaitu Universitas Indonesia, Univeristas Sumatra Utara, Sumatra Gadjah Mada, Universitas Padjajaran, Universitas Hasanuddin.

Penulis juga ikut serta screening cv para calon kandidat setiap harinya melalui via zoom meeting dengan total 103 kandidat News Collaborator yang sudah terseleksi, diawal jalannya program penulis melakukan absen setiap pertemuan pembekalan materi kemudian penulis juga membuat kelas per program di Google classroom kemudian dipecah perkelompok untuk dibagi rata.

Pada setiap minggunya penulis merekap nilai tugas para anak program dan penulis melakukan sebuah rotasi juga setiap bulannya tujuannya agar semua anak program News Collaborator merasakan bekerja di program – program Narasi, berikut adalah program Narasi yang di jalankan oleh para anak News Collaborator:

  1. Enaknya Diobrolin
  2. Newsletter
  3. Klub Buku Narasi
  4. Buka Mata
  5. Daily Content
  6. Narasi People
  7. Komunitas Mata Kita
  8. Catatan Najwa & Shihab Shihab
  9. Buka Data
  10. Mata Najwa
  11. TikTok
  12. Tech It Easy
  13. Get Started
  14. Narasi Creative Ecosystem (Narrative)

Penulis juga bekerja sama dengan PIC masing – masing program untuk mengisi nilai dan merekap assignment para anak News Collaborator dan di akhir bulan Januari 2021 kemarin penulis mengisi nilai yang sudah di average di lembar Perfomance Evaluation Rapport dan yang sudah diisi oleh para mentornya dan diverifikasi oleh HR untuk para anak News Collaborator untuk di kembalikan ke universitasnya masing – masing.

Pada penulisan laporan akhir ini, penulis mengutip dari buku Psikologi Komunikasi tentang kemimpinan. White dan Lippit (1960) mereka menyebutkan tiga gaya kemimpinan otoriter, demokratis, dan laissez faire. Kemimpinan otoriter ditandai dengan keputusan dan kebijakan yang seluruhnya ditentukan oleh pemimpin. Kemimpinan demokratis menampilkan pemimpin yang yang mendorong dan membantu anggota kelompok untuk membicarakan dan memutuskan semua kebijakan. Kemimpinan laissez faire memberikan kebebasan penuh bagi kelompok untuk mengambil keputusan individual dengan partisipasi pemimpin yang minimal.

Penuntasan Tugas dan Penanganan Masalah

Self Management

Self Management adalah strategi perubahan tingkah laku atau kebiasaan dengan dan pemantauan yang dilakukan oleh klien sendiri dalam bentuk latihan pemantauan diri, pengendalian rangsangan serta pemberian penghargaan pada diri sendiri (Komalasari, 2011). Selama enam bulan menjalani internship, saya merasakan banyak perkembangan. Salah satunya adalah mudah berkenalan dan beradaptasi dengan orang baru.

Adaptasi sangat dibutuhkan demi kelancaran kerjasam tim dan dapat misinformasi. Lingkungan yang nyaman menjadikan saya dapat berpikir secara kritis baik dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari

Teamwork

Menurut Aziz (2018) team work menjadi sebuah kebutuhan dalam mewujudkan keberhasilan kerja, kerjasama dalam tim akan menjadi suatu daya dorong yang memiliki energid an sinergisitas bagi individu – individu yang tergabung dalam team work. Kemampuan kerjasama dalam tim sangat dibutuhkan dan perlu di latih dikarenakan di dalam sebuah divisi pekerjaan membutuhkan kinerja anggota tim agar hasil kerja yang dimiliki maksimal.

Selama enam bulan saya mengikuti kegiatan internship ini, saya banyak belajar dalam team work ini. Pekerjaan yang sangat berat akan terasa ringan jika dikerjakan dengan bersama – sama jika setiap anggotanya memiliki kemampuan kerjasama dengan baik. Ketika saya dipindahkan ke divisi event untuk membantu berjalannya sebuah acara menunjukkan bahwa team work yang baik agar berjalannya sebuah acara dengan benar. Tidak adanya kecanggungan antara karyawan dan anak intern untuk menjadikan sebuah acara berjalan dengan lancer. Masing – masing memiliki tanggung jawab, anggota tim saling membantu jika salah satu anggota yang memiliki kesulitan

Problem Solving and Decision Making

Setelah dua bulan beradaptasi dengan alur kerja online, site supervisor memberi tanggung jawab kepada saya untuk memegang program News Collaborator sendiri tanpa adanya bantuan, yaitu membuat rotasi perbulannya setiap kelompok, menghubungi PIC per program untuk memasukan nilai di Google classroom, memegang absen karyawan tiap hari senin.

Saya diberi kepercayaan untuk mengatur semua anak program News Collaborator seperti mengisi Performance Evaluation Rapport.

Planning and Organizing

Dalam bulan ke tiga saya sempat diminta untuk riset tentang corporate university, untuk menjadi salah satu gambaran project terbaru divisi Human Resources yang akan di launching pada awal 2021. Saya juga riset tentang teori assessment yang digunakan oleh tempat saya melakukan internship, tujuan dari itu agar saya mengerti cara mengitung hasil assessment para karyawan.

Initiative and Enterprise

Dalam hal ini. Saya merasa kemampuan initiative and enterprise saya benar- benar diasah. Saya tidak memiliki latar belakang di bidang komunikasi dan di Narasi saya diberikan kesempatan untuk belajar di bidang tersebut. Terlebih lagi tempat saya melakukan internship sering melakukan acara yang membuat saya harus bertemu dengan orang – orang menjadi tamu di acara yang dilakukan. Yang artinya saya harus berinisiatif untuk membuat para tamu merasa nyaman selama acara berlangsung, seperti saya memberikan yang terbaik agar semua yang dating pada acara yang diselenggarakan merasa nyaman.

Communication

Kegiatan internship selama enam bulan ini memberikan kesan tersendiri bagi saya. Mulai dari pekerjaan dan pengalaman, bertukar cerita dan masalah pekerjaan dari orang – orang di kantor dan teman se permagangan karena sering terjadinya sebuah miss communication tentang pekerjaan diantara atasandan bawahan. Seperti yang kita tahu bahwa komunikasi adalah hal yang terpenting untuk mempertahankan relasi di lingkup pekerjaan ataupun kehidupan pribadi.

Komunikasi adalah peran penting dalam setiap organisasi atau pekerjaan. Komunikasi antar pribadi memiliki peran yang sangat penting dalam lingkungan kerja, setiap anggota dalam organisasi akan dapat melaksanakan tugasnya dengan tepat waktu dan sesuai target kerja jika komunikasi antarpribadi terjalin dengan efektif (Bahri 2018). terlebih lagi saat pandemi seperti ini menjadi kurangnya keefektifan dalam berkomunikasi dan membuat sebuah kendala di tempat pekerjaan.

Selama berjalannya program internship saya sangat dituntut untuk aktif seperti bertanya, menyalurkan ide untuk konten – konten yang akan di publish, saya dan teman intern saya yang meskipun kita berada di divisi yang berbeda ia juga merasakan miss communication menjadi suatu kendala yang sangat fatal terlebih lagi jika harus berurusan dengan orang diluar kantor membuat saya harus bertanya berkali kali untuk memastikan agar tidak adanya kesalahan informasi. Namun, masalah ini tetap bisa diselesaikan dengan adanya diskusi antara saya dan atasan saya terkait permasalahan komunikasi.

Kesimpulan

Enrichment program 3+1 khususnya track internship yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Nusantara ini merupakan program yang sangat bermanfaat dan memberikan peluang yang sangat baik untuk mahasiswa bisa belajar untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama masa perkuliahan. Program internship ini juga memberikan mahasiswa kesempatan untuk mengeksplorasi dunia pekerjaan di perusahaan ataupun instansi lainnya diluar latar belakang pendidikannya. Karenanya, saya berterima kasih telah diberikan kesempatan yang sangat luar biasa ini.

Pada enrichment program semester ganjil ini, saya mengambil track internship dan menjalankan program internship di PT Narasi Citra Sahwahita dan ditempatkan di divisi Human Resources. Selama program internship berlangsung, saya mendaptkan kesempatan untuk mengembangkan soft skill dan hard skill. Program internship memberi wawasan kepada saya tentang dunia pekerjaan di media, khusunya dalam menjalankan suatu program. Juga, berkat adanya program Enrichment internship ini saya bisa menambah wawasan yang sebelumnya tidak pernah saya dapatkan. Banyak pelajaran ilmu yang saya dapat dan akan saya pakai untuk kedepannya.

Dalam penulisan laporan akhir kegiatan internship untuk semester ganjil ini, saya berfokus pada “Komunikasi di tempat kerja” sebagai gambaran begitu padatnya sebuah pekerjaan bidang media yang mengakibatkan seringnya terjadi miss communication antara rekan kerja, dengan hasil dan evaluasi yang telah dijelaskan pada BAB II.

Bersamaan dengan penulisan laporan akhir program internship ini, saya harap bisa menjadi sebuah bahan evaluasi dan tolak ukur untuk kedepannya, baik untuk sisi universitas, mahasiswa, tim divisi, dan perusahaan terkait.