Ostracism: Kematian Sosial

Apakah kalian pernah mendengar tentang ostracism?

Ostracism bermakna sebagai sebagai kematian sosial. Kematian sosial ini dapat terjadi ketika orang mendapat penolakan, pengucilan, atau pengabaikan dari lingkungan sosialnya. Berada dalam situasi akan berdampak pada keberhargaan dan identitas diri orang, serta eksistensinya di dunia.

Sebagai makhluk sosial, yang tergantung dengan orang lain, membuat orang sulit untuk bertahan hidup dalam kondisi ditolak, dikucilkan, atau diabaikan oleh lingkungan sosialnya. Koneksi sosial dan menjadi bagian dari kelompok merupakan dasar penting untuk orang dapat memiliki kesejahteraan fisik dan psikologis. Jika hal ini tidak diperoleh maka kematian yang sebenarnya akan cepat menghampiri manusia.

Apakah kalian pernah mengalami ostracism atau mengetahui orang lain mengalami ostracism?

 

 

Referensi

Steele, C., Kidd, D. C., & Castano, E. (2015). On social death: ostracism and the accessibility of death thoughts. Death studies, 39(1-5), 19–23. https://doi.org/10.1080/07481187.2013.844746.

Dr. Rani Agias Fitri, M.Si., Psikolog