Regulasi Diri

Ketika seseorang memiliki efikasi diri yang tinggi dan kuat maka ia akan memiliki kapasitas yang cukup besar dalam regulasi diri. Bandura menyatakan dalam regulasi diri terdapat strategi reaktif dan proaktif. Maksudnya adalah secara aktif orang berusaha untuk mengurangi perbedaan antara pencapaian dan tujuan mereka, tetapi secara proaktif ia juga menetapkan tujuan yang baru dan lebih tinggi. Proses yang berkontribusi dalam regulasi diri seseorang ada dua, yaitu: pertama, orang memiliki kemampuan terbatas untuk memanipulasi faktor eksternal; kedua, orang dapat memantau perilaku mereka sendiri dan mengevaluasinya.

Faktor eksternal mempengaruhi regulasi diri pada diri seseorang dalam dua cara. Pertama, faktor eksternal memberi standar untuk mengevaluasi perilaku kita sendiri.  Contohnya melalui pembelajaran, kita belajar dari orang tua dan guru value dari perilaku yang jujur dan ramah seperti apa. Dari contoh tersebut, faktor pribadi mempengaruhi standar mana yang akan dipelajari dan faktor lingkungan juga ikut berperan. Kedua, faktor eksternal mempengaruhi regulasi diri dengan menyediakan sarana untuk penguatan. Contohnya seorang penulis yang mungkin membutuhkan lebih banyak penguatan dari pada kepuasan diri untuk menyelesaikan buku yang ditulis. Dukungan lingkungan seperti pemberian uang atau pujian dari orang lain mungkin juga diperlukan, karena penghargaan intrinsik tidak selalu cukup.

Faktor eksternal berinteraksi dengan faktor internal dalam regulasidiri. Terdapat tiga persyaratan internal dalam melakukan regulasi diri. Pertama adalah observasi diri, yaitu orang harus dapat memantau kinerjanya sendiri. Kedua adalah proses penilaian, yang membantu orang mengatur perilakunya melalui proses mediasi kognitif. Orang perluu menilai tindakan sendiri berdasarkan tujuan yang ditetapkan. Ketiga adalah reaksi diri, yang ditunjukkan dengan orang menanggapi perilaku mereka secara positif dan negatif berdasarkan standar pribadi yang dimiliki. Orang dapat menciptakan insentif untuk tindakan mereka sendiri melalui penguatan diri atau hukuman.

 

REFERENSI

Feist, J., Feist J. G., & Roberts, T. 2017. Theories of Personality. Edisi ke-9. McGraw-Hill. New York. USA.

 

Penulis: Zahwa Natalya

Di bawah supervisi: Dr. Rani Agias Fiti, M.Si., Psikolog