I N D O N E S I A: Apa ya asosiasinya?

Apa yang terlintas di dalam pikiranmu saat mendengar kata INDONESIA?

I know, saya sudah sedikit terlambat membahas topik ini karena bulan Agustus sudah berlalu. Tapi semangat menjadi orang Indonesia masih membakar hingga kini. Mantap!

Kembali ke pertanyaan di atas, apa sih yang kamu pikirkan ketika mendengar kata Indonesia? Pasti setiap orang punya jawaban masing-masing. Kalau saya pribadi, ketika mendengar kata Indonesia, pasti langsung terbayang bentuk negara kita seperti yang ada di dalam gambar peta dunia, kemudian rasa bangga mulai mengalir. Tentu saja sering kali pikiran ini berganti-ganti tergantung situasi dimana saya berada ketika mendengar kata ‘Indonesia’ ini diucapkan, dan siapa yang mengucapkannya. Saya teringat ketika saya masih menjalani studi di Eropa, setiap kali mendengar kata Indonesia, saya langsung terbayang rumah orang tua saya, makanan kesukaan saya, dan anggota keluarga terdekat. Sering kali saya merasa ingin pulang secepatnya. Berbeda lagi kalau yang mengucapkan kata ‘Indonesia’ adalah orang asing, saya langsung terpikir pantai di Bali, liburan, minum air kelapa, udara yang hangat, dan yang pasti pingin pulang (juga)! Bagaimana dengan kamu?

Menurut hasil studi asosiasi kata (mudah-mudahan kalian tidak bosan ya mendengar penelitian saya ini), yang terlintas ketika orang mendengar kata ‘Indonesia’ adalah seperti gambar dibawah ini. Menariknya, asosiasi dari kata ‘Indonesia’ ini berbeda-beda antar Bahasa lho! Yuk kita lihat gambar-gambar di bawah ini.

Gambar 1. Jejaring asosiasi kata ‘Indonesia’ bagi orang Indonesia

Berdasarkan hasil yang didapat dari partisipan yang terdiri dari orang Indonesia, asosiasi yang paling sering muncul (lihat besarnya lingkaran: semakin besar, semakin sering orang memberikan jawaban dengan kata ini) ketika mendengar nama negara kita ini adalah Negara, Bahasa, Merah, dan Putih. Tapi juga lekat dengan kata Jakarta, Bangsa, Asia, Pulau, dan Presiden. Bagaimana dengan orang dari negara lain atau penutur Bahasa lainnya?

Di bawah ini menunjukan hasil asosiasi kata ‘Indonesia’ yang didapat dari partisipan native English (i.e., penutur asli Bahasa Inggris; lihat Gambar 2) dan native Dutch (i.e., penutur Bahasa Belanda; silahkan lihat Gambar 3). Coba kita telaah perbedaannya, yuk!

Gambar 2. Jejaring asosiasi kata ‘Indonesia’ bagi penutur Bahasa Inggris

Bagi penutur Bahasa Inggris, ketika mereka mendengar kata ‘Indonesia’ yang terlintas dalam benak mereka antara lain food (makanan), hot (panas), sea (laut), poor (miskin), dan country (negara). Lucunya, lingkaran food ini adalah yang paling besar, dan kata ‘makanan’ bahkan tidak muncul bagi orang Indonesia sendiri lho! Selain itu, muncul juga asosiasi kata lain seperti java (Jawa), jungle (hutan), island (pulau), bahkan exotic (eksotis)! Apakah hasilnya mirip dengan hasil dari partisipan Belanda?

Gambar 3. Jejaring asosiasi kata ‘Indonesia’ bagi penutur Bahasa Belanda.

 

Lain halnya bagi orang penutur Bahasa Belanda (yang partisipannya banyak terdiri dari Orang Belgia dan Belanda), yang paling sering terlintas di pikiran mereka tentang Indonesia adalah mooi (indah), warm (hangat), zon (matahari), dan vakantie (liburan). Bahkan juga diantaranya juga terlintas kata-kata seperti Bali, Islam, rijst (nasi), ver (jauh), juga kolonie (koloni jajahan).

Nah, apa yang bisa kita petik dari hasil ini? Hikmah tentunya! Apa donk hikmahnya?

Seperti yang bisa kita lihat pada Gambar 1, 2, dan 3, asosiasi kata ‘Indonesia’ ini bermacam-macam dan cukup berbeda bagi setiap penutur bahasanya. Penutur Bahasa yang berlainan ini biasanya juga berasal dari negara yang berbeda-beda. Tampaknya, setiap orang dari berbagai negara ini punya pengalaman yang berbeda-beda tentang Indonesia. Menariknya, hal-hal yang terlintas dalam pikiran orang asing (e.g., Inggris dan Belanda) ketika mendengar negara kita lekat dengan hal-hal yang terkait dengan liburan (e.g., makanan, laut, matahari, indah, pulau, hutan, Bali, dll). Sedangkan, bagi orang Indonesia sendiri, hal yang terbesit dalam pikiran mereka ketika mendengar nama negaranya, ternyata lebih terfokus pada fakta (e.g., negara, merah-putih, Bahasa, Jakarta, bangsa, presiden, dll).

Apakah berarti orang Indonesia tidak menghargai negaranya sebagai tempat liburan yang indah apalagi makanannya? Bukan begitu! Hal ini wajar kok. Indonesia adalah negara tempat kita tinggal, sehingga hal-hal yang terpikir oleh kita tentang negara kita ini adalah hal-hal yang terkait dengan fakta sehari-hari (atau bisa dibilang mundane). Berbeda dengan ketika kita sebagai orang luar yang melihat ke dalam suatu negara. Mungkin sebagian besar pengalaman yang mereka miliki terkait dengan Indonesia adalah liburan, sehingga yang terlintas dalam pikiran mereka adalah hal-hal yang terkait dengan pengalaman liburan mereka. Coba sekarang bayangkan ketika kamu mendengar kata ‘Belanda’ atau ‘Singapore’ atau ‘Jepang’, apa yang terlintas dipikiranmu? Terkait dengan pengalamanmu saat berlibur kesanakah? Sama halnya ketika kita bertanya pada orang Belanda apa yang terlintas dalam pikiran mereka ketika mendengar ‘Nederlands’, mungkin jawaban mereka akan mirip dengan jejaring asosiasi kata yang tergambar di Gambar 1. Jadi pingin liburan ya!

Penasaran lihat asosiasi kata lainnya? Kamu bisa coba disini: https://smallworldofwords.org/id/project/visualize

Pingin ikut penelitiannya: https://smallworldofwords.org/id/

Kamu bisa berpartisipasi lebih dari sekali lho!

Selamat membayangkan liburan dan jangan lupa untuk tetap bangga pada Indonesia!

 

Cover photo by Tusik Only on Unsplash

Farah Mutiasari Djalal, Ph.D
  1. Keren kak!