PSIKOLOGI BINUS MENGUNJUNGI SMP SAINT JOHN BSD: “GADGET/MEDSOS : MANFAAT VS RISIKO”

Tepat pada tanggal 22 November 2019, pukul 10.00 hingga 12.00 WIB Psikologi Universitas Bina Nusantara diwakili oleh Dr. Esther Widhi Andangsari, M. Si., Psikolog; Dian Anggraini Kusumajato, M.Psi; Rahmanto Kusendi Pratomo, ST., M, Si serta beberapa mahasiswa psikologi yang diwakili oleh Gaby Andrea Ananda, Jennifer Venicia Valentino, Anisa Nabila Difla, Refi Anggun Pratiwi, Shavellin Herliman Senewe, Tiffany Zulvia Putri melaksanakan kegiatan pengabdian terhadap masyarakat (P2M) kepada siswa siswa kelas 7,8,dan 9 SMP Saint John Serpong. Kegiatan ini dihadiri oleh 306 siswa siswi. Dengan membawa materi “Manfaat serta resiko dari penggunakan media sosial/ gadget”

Sebelum memberikan materi, para dosen memberikan survey penggunaan media sosial untuk siswa-siswi SMP Saint John. Dari hasil survey didapat bahwa jenis media sosial yang paling banyak dimiliki & aktif digunakan oleh mereka adalah Youtube (24%). Dan mereka menghabiskan 3-6 jam per hari (43%) untuk menggunakan media sosial. Dilihat dari hasil survey, siswa-siswi SMP Saint John paling banyak menggunakan media sosial untuk  melihat-lihat posting orang lain (35%) dan alasan mereka menggunakan media sosial kebanyakan adalah hanya untuk sekedar mengisi waktu (41%)

Aktvitas diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu guru pembimbing dari SMP SAINT JOHN, lalu setelah melakukan doa bersama,pemateri mulai memperkenalkan diri dan menyampaikan beberapa informasi pribadi, sementara beberapa mahasiswa psikologi binus yang lain menyiapkan kertas survey,dan post it untuk diberikan kepada siswa Saint John setelah pemateri memperkenalkan diri. Sebelum pemateri masuk ke materi utama,para siswa diminta untuk mengisi kuisioner terkait dengan materi yang akan diberikan nanti. Pada pengisian lembar kuisioner para siswa diminta untuk mengisi sosial media apa yang sering mereka gunakan dan biasanya berapa lama mereka menggunakan media sosial, lalu para siswa juga mendapatkan selembar post it dimana mereka harus menuliskan alasan kenapa mereka memakai media sosial.

Pada saat mengisi kuisioner,para siswa juga aktif bertanya kepada Bu Esther selaku pemberi materi pada hari itu, setelah mengerjakan dan mengumpulkan lembar kuisioner dan lembar post it, Bu Esther memasuki materi utama yaitu “Gadget/Medsos: Manfaat vs Risiko”. Diawal, pemateri memberikan data pengguaan media sosial di Indonesia dilanjuti dengan menjelaskan manfaat serta risiko dari penggunaan Gadget/MedSos. Aktivitas selanjutnya setelah pemateri selesai memberikan materi, pemateri meminta para siswa untuk membuat kelompok kecil yang terdiri dari 2 baris bangku, lalu setelah terbentuk, para mahasiswa yang membantu pemateri membagikan selembar kertas besar dan spidol kepada masing-masing kelompok.

Para siswa diminta untuk mengisi kertas tersebut dengan poin-poin RISIKO dan MANFAAT yang didapat jika kita menggunakan gadget atau media sosial. Pada saat aktivitas berlangsung terlihat para siswa aktif dan disiplin dengan tugas yang diberikan, mereka juga sempat berdiskusi antar kelompok. Banyak dari beberapa kelompok yang sadar aka risiko dan manfaat dari penggunaan tersebut.

Di sesi akhir, setelah mengumpulkan hasil diskusi kelompok, bu Esther dibantu oleh Pak Rahmanto membacakan hasil dari beberapa kertas milik para siswa, dan menjelaskan sedikit tentang poin-poin yang telah di sebutkan. Bu Esther juga mewaspadai adanya PIU (Problematic Internet Use) yaitu multisindrom internet yang meliputi kognisi dan perilaku yang maladaptif dan menjelaskan prinsip menggunakan medsos yang benar agar siswa-siswi dapat semakin bijak dalam menggunakan medsos.Lalu acara ditutup dengan membuka sesi pertanyaan dan pemberian plakat kepada para dosen.

Penulis,

Shavellin Herliman Senewe
Dr. Esther Widhi Andangsari, M. Si., Psikolog