Pengalaman Community Development di Yayasan Sahabat Anak

 

Jurusan Psikologi BINUS University memiliki kurikulum 3+1, yakni 3 tahun mahasiswa belajar didalam kelas dan 1 tahun melakukan program enrichment di luar kelas. Ada beberapa track yang bisa dipilih, salah satunya community development. Berikut ini adalah salah satu kesan dari Faldo Julian,Binusian 2019 yang berkesempatan untuk melakukan pengabdian masyarakat di Yayasan Sahabat Anak.
Gambar diambil dari website yayasan sahabat anak

Hampir selama lima bulan saya menjalani periode magang di Yayasan Sahabat Anak sebagai pengajar, saya mendapatkan banyak manfaat dan masukan. Hal yang paling utama saya rasakan adalah dari segi kemampuan  verbal, yang menjadi lebih berkembang.  Saya juga semakin menyadari bahwa ilmupsikologi yang telah saya pelajari selama kuliah sangatlah penting, apalagi ketika saya melakukan pengabdian di yayasan ini. Sebagai informasi, Yayasan Sahabat Anak salahsatunya berfokus dalam bidang penanganan kekerasan anak yang terjadi di Indonesia.

Dari program ini pula, saya belajar tentang keragaman. Banyak kegiatan yang membuat saya mengenal berbagai macam individu maupun kelompok dari latar belakang, suku, agama, ras yang berbeda dan saya sangat senang ketika harus berada di dalam satu ruangan bersama mereka, dan bercengkerama satu sama yang lain. Selain itu, banyak kemampuan yang banyak saya dapatkan di Yayasan Sahabat Anak ini seperti; meningkatnya kemampuan komunikasi dengan anak, bisa menentukan metode mengajar yang tepat, merencanakan semuanya dengan matang dan terarah, lalu yang terpenting adalah kemampuan dalam memecahkan masalah juga semakin baik. Kelak, kemampuan ini akan sangat berguna, terlebih sebentar lagi saya akan menjalani proses skripsi. Secara keseluruhan, proses ini telah memberikan saya banyak pelajaran dan semoga Yayasan Sahabat Anak menjadi semakin baik dan bisa  lebih banyak menolong anak-anak  yang membutuhkan dengan program-program yang semakin menarik.

Salam,

Faldo Julians L,

 

Anggita