Dynamic Speaking

Sebagai wujud komitmen dan upaya untuk terus meningkatkan kemampuan hardskill maupun sofskill mahasiswa Psikologi – BINUS. Maka, pada hari Jumat, 26 Oktober 2018 Laboratorium Psikologi menyelengarakan kegiatan pengembangan diri mahasiswa bertajuk Dynamic Speaking”. Materi ini disampaikan oleh Dosen Jurusan Ilmu komunikasi yakni Dr. Siswantini, SE, AK., M.I.Kom. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan ini terdiri dari 10 mahasiswa yakni 5 asisten lab, 3 mahasiswa magang dan 2 pengurus Himpunan Mahasiswa Psikologi serta 2 staff Lab Psikologi.


Diawal sesi, pemateri meminta para peserta memperkenalkan diri dengan menyebutkan 2 kata yang menggambarkan diri peserta. Selanjutnya, pemateri menyampaikan bahwa untuk dapat menjalin komunikasi secara efektif maka diperlukan pengenalan akan diri. Secara mendasar, saat individu telah mengenal dirinya secara baik maka dapat meningkatkan rasa percaya diri untuk mampu berkomunikasi dengan orang lain di sekitarnya. Selain itu, pemateri juga menyampaikan bahwa persepsi adalah hal penting yang tidak dapat dihindari saat berkomunikasi karena orang lain akan membangun penilaian secara subyektif. Untuk itu, penting bagi setiap kita mempersiapkan penampilan secara baik sehingga mampu menghasilkan respon positif pada kesan pertama. Hal lain yang juga penting untuk diketahui bahwa komunikasi tidak hanya kemampuan menyampaikan pesan secara verbal. Namun, diperlukan kemampuan mendengar secara aktif.

Setelah pemateri menyampaikan materi mengenai dasar-dasar komunikasi, dilanjutkan dengan aktivitas bermain yakni para peserta diminta membuat 1 tema cerita dari kumpulan majalah yang sudah tersedia. Kemudian, diminta untuk mempresentasikan hasil yang telah dibuat. Setelah sesi presentasi selesai, maka pemateri memberikan feedback serta tips untuk membuat cara menyampaikan informasi menjadi lebih menarik dan dinamis. Beberapa catatan penting yang disampaikan: (a). Lakukan persiapan materi dan pastikan bahwa anda menguasai dengan baik, (b) Usahakan kontak mata dengan seluruh peserta yang mendengar presentasi anda (c) Atur posisi berdiri anda sehingga terlihat oleh seluruh peserta dan (d) Hindari untuk menyampaikanpermohonaan maaf atas kesalahan yang anda perbuat karena hal itu dapat menurunkan respect peserta yang mendengarkan anda.

 

 

Budi Sulaeman, M.Psi., Psikolog.