PSIKOLOGI BINUS MENYAPA SAHABAT ANAK

Hai Psytroopers!

Pada hari minggu tepatnya pada tanggal 04 Desember 2016 dilaksanakan pembelajaran Character Building yang bertempat di Yayasan Komunitas “Sahabat Anak” Grogol, Jakarta Barat. Penyampaian materi Character building ini dibagi dalam dua sesi yakni sesi pertama dimulai pada pukul 10:00 yang di ikuti oleh anak SMP dan sesi kedua dimulai pada pukul 12:30 yang diikuti oleh anak SMA. Pemateri pada kegiatan ini adalah dua dosen dari Psikologi BINUS yakni Pingkan Cynthia Belinda Rumondor, M.Psi., Psikolog dan Wahyu Anggoro Jati, S.Psi., M.Si.

Dalam sesi ini, dijelaskan bagaimana perubahan pubertas laki-laki dan perempuan yang terjadi pada masa remaja. Dalam dalam satu sesi terdiri atas dua kelas yaitu kelas untuk laki-laki dan kelas untuk perempuan agar dapat menjaga privacy di antara mereka. Para peserta dikenali dengan perubahan pada tubuh mereka yang baru muncul saat mereka remaja tepatnya setelah mengalami pubertas, disini anak di ajarkan pentingnya  menjaga kebersihan tubuh agar terhindar dari penyakit infeksi menular seksual.

Pada masa remaja anak juga sudah mulai mengenal cinta pada lawan jenis, seperti yang diketahui bahwa saat ini sudah semakin marak para remaja yang melakukan hubungan seksual atau pelecehan seksual. Karena biasanya anak mengetahui sex education bukan dari lingkungan keluarga, karena dianggap merupakan hal yang tabu untuk dibicarakan. Maka biasanya ia mengetahui sex education dari lingkungan sosial maupun media-media elektronik tanpa mengetahui resiko atau akibatnya bagi harga diri mereka yang juga bisa berdampak pada keluarga mereka. Dalam pelajaran ini juga membahas tentang hubungan pacaran di kalangan remaja di mana anak-anak di berikan pembelajaran  untuk mengetahui  apa fungsi dari pacaran dan apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat pacaran.

sahabat anak

Setelah materi disampaikan, aktivitas dilanjutkan dengan memberikan kasus. Kasus yang diberikan oleh pemateri yakni situasi saat pacar dari peserta punyai hendak meminta untuk melakukan hubungan seksual (berpengangan,berpelukan,berciuman). Namun demikian, mereka tidak ingin melakukan hal tersebut. Pemateri meminta para peserta menjelaskan cara yang digunakan untuk menolak permintaan tersebut dan menjelaskan di depan kelas. Sebagai penutup, para peserta diminta menuliskan lesson learn atau apa saja yang mereka dapatkan dari pembelajaran hari ini. Hal tersebut dilakukan sebagai evaluasi dari kegiatan pada hari minggu tersebut. Setelah aktivitas usai, diakhiri dengan foto bersama.

Nanda Agastya Wardana