HUBUNGAN FENOMENA SELFIE DENGAN NARSISME PADA REMAJA DAN RESPON YANG MUNCUL DARI LINGKUNGAN SOSIALNYA

Ardira B Nadianda (1701344876)

Ardira_bonita@yahoo.com

Muliawan Ilham (1701355412)

Thedian8@gmail.com

Dian Wahyuni (1701347493)

Muliawanilham21@yahoo.co.id

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungannya memotret diri sendiri (Selfie) dengan narsisme dan respon yang muncul dari lingkungan sosialnya. Masa remaja merupakan masa dimana seseorang menghadapi banyak persoalan dan konflik, termasuk diantaranya kebingungan dalam proses menemukan jati diri (Kartono,1985).Teknik pengambilan data yang digunakan untuk melakukan adalah melalui wawancara kepada 30 Narasumber Remaja putri dan Putra. Selfie merupakan kegiatan memotret diri sendiri tanpa bantuan dari orang lain. seseorang Selfie bukanlah orang yang Narsis yang terlalu mencintai dirinya sendiri dan membangga-banggakan dirinya.sosialisasi terjadi melalui interaksi manusia. kita belajar banyak dari orang-orang yang paling penting dalam anggota kami live-langsung familiy, sahabat, dan guru. tetapi juga belajar dari orang-orang yang kita lihat di jalan, di televisi, di internet dan film dan majalah. Respon banyak mencontoh figure yang menjadi isnpirasinya dalam bersikap,berpakaian, dan gaya berbicara. Remaja melihat dan menirukan gaya figure yang menjadi tren centernya seperti ikut mengunggah hasil fotonya ke Media Sosial. Lingkungan pun memberikan respon terhadap perilaku tersebut dengan pendapatnya masing-masing.

 

Kata Kunci: Selfie, Narsistic, tanggapan, lingkungan sosial