People Innovation Excellence

ABC Theory

Teori ABC adalah teori dari Albert Ellis, seorang psikolog Amerika. Ia mengembangkan terapi rasional-emotif (RET) yang berdasarkan pada teori ABC (Wood & Wood). RET bersifat direktif, konfrontasi. Hal ini didesain untuk menghadapi dan mengubah keyakinan irasional klien terhadap penyebab tekanan personal mereka (Ellis). Huruf “A” mengacu pada (activating) pengaktifan even, “B” (belief) keyakinan seseorang terhadap kejadian, dan “C” (emotional consequences) konsekuensi emosional yang mengikuti. Ellis mengklaim bahwa A tidak menyebabkan C, tetapi B menyebabkan C. RET dan teori ABC membantu seseorang untuk melihat secara rasional dan logis bahwa keyakinan dan pengharapan yang salah dan tidak realistis merupakan penyebab nyata masalah mereka.

 

  • Roeckelein, J. E. (2013). Kamus Psikologi: Teori, Hukum, dan Konsep (penerj. Intan Irawati). Jakarta: Kencana.

Last updated :
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close