People Innovation Excellence

Sudah kamu menerapkan pedoman gizi seimbang?

Sudah tahukan kawan-kawan dengan pedoman gizi seimbang?

Jika dulu kita mengenal konsep 4 sehat 5 sempurna sebagai acuan makanan apa yang baik bagi kita, maka sekarang sudah agak berbeda. Konsep yang sekarang sebaiknya dipakai dan diterapkan adalah Konsep Gizi Seimbang. Tidak hanya melulu soal makanan, tetapi juga pola hidup secara keseluruhan. Berikut 4 Pilar dalam Pedoman Gizi Seimbang:

  1. Makan makanan beranekaragam
  2. Mempraktikan pola hidup bersih
  3. Berolahraga secara teratur
  4. Memperhatikan berat badan ideal

Nah, dari keempat hal diatas, terlihat kan, bahwa pedoman gizi seimbang tidak hanya tentang pesan makan saja, melainkan bahwa selain memperhatikan asupan makan dengan gizi seimbang, kita juga harus selalu menjaga kebersihan, mejaga tingkat keaktifan salah satunya melalui olahraga teratur, bahkan sampai menjaga berat badan ideal.

Pilihan Makanan

Poin 2-4 rasanya cukup jelas ya. Hidup bersih, olahraga teratur, berat badan ideal. Lantas, apa yang sebaiknya kita makan? Mengacu pada pedoman gizi seimbang, pilar pertama menyebutkan “makan makanan beranekaragam”. Ini sebenarnya menjelaskan tentang bagaimana perilaku makan kita sebaiknya. Maksud dari beranekaragam dalam prinsip ini adalah supaya kita mengkonsumsi jenis pangan yang beranekaragam. Sayur, daging, ikan, buah, biji-bijian yang mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan mulai dari karbohidrat, protein, mineral hingga vitamin. Selain itu, proporsinya juga wajib diperhatikan. Harus seimbang. Seimbang dengan apa? Seimbang dengan kebutuhan tubuh, mulai dari apa yang dimakan (lengkap nutrisinya) hingga seberapa banyak yang dimakan (dibandingkan dengan aktivitas tubuh).  Nah saat ini, anjurannya adalah sebaiknya mengkonsumsi lebih banyak sayur-sayuran dan buah, dan mengurangi asupan gula, garam, dan lemak, serta memperbanyak minum air putih. Gampang, kan?

Walau demikian, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis dan kawan-kawan (Cahyani, Ispurwanto, Rumeser, Setyorini, 2015) menghasilkan temuan bahwa ternyata kebiasaan makan khususnya dikalangan karyawan masing tergolong kurang baik. Tidak memperhatikan asupan, masih juga tinggi konsumsi gula-garam, dan juga masih sering  mengalami emotional eating.  Padahal, makan dan kebiasan makan ini adalah hal yang krusial di masa depan, karena bisa jadi menjadi penentu keadaan kesehatan kita. Penyakit – penyakit tua (berbagai penyakit yang muncul saat kita memasuki masa tua) sebenarnya adalah apa yang kita tuai dimasa muda, salah satunya melalui apa yang kita makan.

Jadi?

EAT MINDFULLY , LIFE HAPPlLY!


Published at :

Periksa Browser Anda

Check Your Browser

Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

We're Moving Forward.

This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

  1. Google Chrome
  2. Mozilla Firefox
  3. Opera
  4. Internet Explorer 9
Close