People Innovation Excellence

ICIE Batch 5, ‘Merasakan Apa Yang Mereka Rasakan’

1425719391531

Sabtu, 7 Maret 2015

Pelatihan ICIE kali ini membahas mengenai Pemahaman disabilitas dan konsep pendidikan inklusif yang dibawakan langsung oleh Dra. Mimi Lusli, M.Si,M.A dari Mimi Institute.

Suatu pengalaman yang tak terlupakan dan melatih rasa simpati kita kepada kawan-kawan kita yang mengalami disabilitas. Kami mendapatkan kesempatan untuk merasakan langsung bagaimana rasanya menjadi orang yang mengalami disabilitas. Disabilitasnya pun bermacam-macam, seperti: Tidak punya tangan kanan, Buta, Tuna Rungu (Gangguan tidak bisa mendengar dan berbicara) , Lumpuh, dan Kaki tidak normal.

 

1425719421465

Kami diberikan instruksi oleh Ibu Mimi agar melakukan kegiatan seperti biasa. Kami makan dan minum dengan kondisi masing-masing, ada yang mata tertutup, tangan kanannya diikat, kuping diselipkan alat agar tidak mendengar, ada juga yang menggunakan kursi roda. Tentu saja hal ini tidak terbiasa oleh kami, ada yang sangat kesusahan dengan makan menggunakan tangan kiri, bahkan makan dengan kondisi mata tertutup. Maka dari itu, kita harus saling bekerjasama dalam menutupi kekurangan kami masing-masing.

 

20150307_12371620150307_124004

Selain itu, kami juga harus melakukan aktifitas mandiri seperti pada umumnya. Beberapa diantara kami ada yang malu dan ada yang tidak mau bergerak, namun demi melatih rasa simpati kita kepada penderita disabilitas, maka akhirnya ada beberapa diantara kami yang memberanikan diri untuk melakukan aktifitas, seperti contohnya Membeli air minum dan membeli buku.

20150307_13241120150307_132534

Yang mereka andalkan adalah rasa percaya kepada setiap orang yang berkomunikasi dengannya. Dengan kondisi mata tidak melihat, akan terasa sulit mendeteksi apakah yang dibeli sesuai dengan yang diinginkan dan apakah uang kembaliannya sesuai dengan yang seharusnya. Inilah pengalaman yang dapat mereka rasakan dan bagi kepada kita semua ketika menjadi orang yang mengalami disabilitas.

 

Semoga bermanfaat! 🙂

 

Oleh: Berdi Dwijayanto, S.Psi.

 


Published at : Updated
Written By
Berdi Dwijayanto, S.Psi
Operation Staff Laboratory of Psychology | Bina Nusantara
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close