STRESS

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Ika Yuniar di Surabaya pada tahun 2013 terdapat hubungan yang signifikan antara academic stress dengan adiksi telepon pintar. Artinya banyak mahasiswa yang menggunakan telepon pintar sebagai coping stress mereka. Mereka yang menggunakan ponsel pintar sebagai coping stres pasti aktif di sosial media untuk curhat dan juga bermain game online. Karena banyak yang melakukan curhat di media sosial tentang masalahnya tidak sedikit juga remaja tersebut akan di bully karena dinilai terlalu caper. Hal tersebut akan membuat remaja menjadi semakin tertekan dan semakin stress.

Menurut APA, stres adalah pengalaman emosional yang tidak menyenangkan yang diikuti oleh perubahan biochemical fisiologis dan perilaku yang dapat diprediksi.

  1. Faktor yang dapat menyebabkan stress ada 2:
  2. Faktor eksternal (sosial): faktor ini terkait dengan lingkungan sosial kita, dengan siapa kita hidup, dan seberapa banyak stressor yang muncul.
  3. Faktor internal (individu): faktor ini terkait dengan individu itu sendiri bagaimana dia menghadapi masalah, kepribadiannya, kondisi kesehatan, dan harga diri.
  4. Cara menghadapi stress

Kebanyakan remaja menghadapi stress dengan cara yang salah, yaitu dengan seks; party; minuman alkohol; narkoba; melukai diri sendiri; yang paling parah dan sedang marak adalah bunuh diri. Cara yang seharusnya dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Tidur yang cukup
  2. Lakukan hobi
  3. Makan yang cukup
  4. Meditasi
  5. Olahraga
  6. Bicara dengan seseorang yang kamu percaya
  7. Mencoba suatu hal baru yang menyenangkan
  8. Strategi menghadapi stress
  9. Coping: bagaimana cara kita mengatasi masalah yang ada, seperti: mencari jalan keluar atas masalah yang ada atau mengabaikan masalah tersebut.
  10. Kendali diri: bagaimana individu dapat mengontrol dirinya ketika sedang menghadapi masalah, seperti: saat mendapat masalah individu tersebut harus bersikap tenang agar dapat memikirkan jalan keluar yang baik.
  11. Memodifikasi lingkungan: menghindar dari lingkungan atau kelompok yang merupakan penyebab stress
  12. Memperkuat gaya hidup: merubah gaya hidup menjadi semakin sehat, seperti membiasakan bangun pagi, mengikuti workshop untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, hindari alkohol
  13. Mencari humor: mencari hiburan agar tidak terlalu terpuruk dalam masalah yang ada, seperti: menonton konser musik, menonton acara komedi, berkumpul dengan teman-teman lama, membaca cerita atau video lucu.

Mencari pemecahan masalah yang baik: mencari orang yang tepat untuk membantu masalah yang kita hadapi, seperti: bertanya pada orang lebih berpengalaman dari kita atau datang ke psikolog.

Marcelia Tania