GAMBARAN PENERIMAAN MASYARAKAT TERHADAP AKTUALISASI DIRI PADA TRANSGENDER DI JAKARTA

Ammeta Firly Maulida (1401091174)

Ammetafirly@hotmail.com

Dean Lauda (1701332895)

deanlau13th@gmail.com

 

 

ABSTRAK

 

Fenomena mengenai Transgender adalah realitas yang tidak bisa di sangkal dimana Transgender yang setiap tahunnya selalu bertambah jumlahnya, sehingga menjadi salah satu bagian yang cukup mengesankan, dibalik bertambahnya jumlah kaum Transgender setiap tahunnya, banyak faktor internal yang menyebabkan hal itu terjadi, masalah ekonomi, sosial, budaya, genetik maupun psikogenik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran mengenai penerimaan social masyarakat terhadap proses aktualisasi kaum Transgender dan mengeksplorasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penerimaan masyarakat. Subjek penelitian ini adalah masyarakat di Jakarta yang dipilih dengan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode wawancara mendalam karena hubungan antara Sosialisasi penduduk sekitar terhadap kaum Transgender sangatlah berlawanan, karena masyarakat telah melabelkan pada setiap Transgender bahwa orang tersebut adalah orang yang tidak patut dicontoh, Metode yang ingin dihubungkan ialah, cara serta perilaku masyarakat dalam menerima kaum Transgender untuk Beraktualisasi. Tentu banyak pihak terkait dengan kaum Transgender ini, karena dimana setiap seseorang beraktualisasi dengan masyarakat di sekitarnya, tentu disitu ada sebuah interaksi dan juga komunikasi verbal untuk menghubungkan maksud serta tujuan dalam setiap tindak Aktualisasinya, yang menjadi sebuah permasalahan ialah, apakah tiap individu dapat menerima kehadiran kaum Transgender dalam sebuah lingkungan yang pengaruh dari kehadirannya sangat tidak dapat dipastikan bahwa akan berguna, tetapi melalui riset penelitian berdasarkan hasil wawancara, bahwa sebagian besar tidak memperdulikan kehadirannya untuk mengaktualisasikan diri, namun sebagian kecil masih perduli akan kehadirannya untuk beraktualisasi.

 

Kata kunci: Transgender, penerimaan sosial, aktualisasi diri