Bridging Generation Gap Using Common Language

Seiring dengan berubahnya zaman, maka muncullah pula perubahan dalam pola berpikir masyarakat. Kemajuan teknologi juga menjadi salah satu pencetus munculnya perbedaan antar generasi. Adanya kemudahan dalam beberapa aspek kehidupan membuat pola perilaku masyarakat juga global juga

Perbedaan pola pikir dan perilaku yang ada ini seringkali memunculkan kesenjangan di dalam dunia kerja. Dari kesenjangan ini, sangat mungkin memicu perbedaan pendapat bahkan miskomunikasi. Lalu, adakah satu cara yang dapat menjembatani perbedaan

Tentu saja ada! Pada workshop yang diadakan oleh Psikologi BINUS tanggal 3 September lalu di Redwood Room  Binus Square,  dibahas secara detil apa yang menyebabkan adanya perbedaan tersebut. Acara ini dibawakan oleh Mr. Stewart Desson selaku CEO dan founder dari Lumina Learning. Dalam workshop yang bertemakan “Bridging Generation Gap Using Common Language”, Mr. Desson lebih banyak membahas mengenai perbedaan pola pikir lintas generasi dan bagaimana caranya untuk menghadapi orang lain dari generasi yang

Mr. Desson juga membahas mengenai tipe kepribadian dari masing – masing peserta workshop berdasarkan salah satu alat ukur kepribadian yang inovatif bernama Lumina Spark. Peserta workshop mendapatkan laporan Lumina Potrait yang menjelaskan warna kepribadiannya termasuk bagaimana cara untuk menghadapi atasan maupun bawahan dari generasi berbeda juga dengan warna kepribadian yang

Secara umum, workshop ini sangat memberikan ilmu terutama bagi orang – orang yang bekerja dengan orang lain dalam kelompok yang majemuk. Workshop ini membantu peserta untuk dapat lebih memahami diri sendiri terlebih dahulu, dapat memaksimalkan kemampuan diri sendiri dan pada akhirnya dapat menerima, memahami serta bekerja sama dengan orang lain dari generasi dan kepribadian yang berbeda-beda.

lumina workshop